Welcome to My World

Blog tentang keseharian gw dengan berbagai tugas kampus yang gw jalani. Semoga menarik. Hanya sebagai sharing.

Kamis, 17 Maret 2011

Pengertian Tanah dan Batuan

Pengertian menurut berbagai hal :
• Pengertian tanah menurut ahli geomofologi ( THOMBURY)
Tanah
adalah bagian dari permukaan bumi yang ditandai oleh lapisan yang sejajar dengan permukaan bumi, sebagai modifikasi oleh proses-proses fisik, kimiawi, maupun biologis yang bekerja dibawah kondisi bermacam-macam yang bekerja selama periode tertentu.
• Pengertian tanah menurut ahli geologi ( FREDRICH FALLON )
Tanah merupakan lapisan bumi teratas yang terbentuk dari batuan yang telah lapuk.
• Pengertian tanah menurut ahli fisika bumi ( AD. THAER 1906 )


Tanah adalah bahan- banhan yang remah dan lepas-lepas yang merupakan akumulasi berbagai bahan terutama terdiri atas unsur- unsur Si, Ca, Al, Mg, dan unsur-unsur lainya.
Geografi tanah mempelajari  penyebaran  jenis tanah di muka bumi dan faktor yang menentukan
penyebaran, yang dipelajari mencakup sifat-sifat tanah, genesa tanah, klasifikasi tanah, penyebarannya dan terapanya dalam kehidupan sehari- hari
Komponen- kom
ponen tanah
Tanah terdiri dari:
• Bahan organik ( ± 5 %)
• Bahan mineral (± 45 %)
• Air ( 20-30 % )
• Udara ( 20-30 % )

Mekanika Tanah1
Mekanika Tanah adalah bagian dari Geoteknik yang merupakan salah satu cabang dari ilmu Teknik Sipil, dalam bahasa Inggris mekanika tanah berarti soil mechanics atau soil engineering dan Bodenmechanik dalam Bahasa Jerman.  
Istilah mekanika tanah diberikan oleh Karl von Terzaghi pada tahun 1925 melalui bukunya “Erdbaumechanik auf bodenphysikalicher Grundlage” (Mekanika Tanah berdasar pada Sifat-Sifat Dasar Fisik Tanah), yang membahas prinsip-prinsip dasar dari ilmu mekanika tanah modern, dan menjadi dasar studi-studi lanjutan ilmu ini, sehingga Terzaghi disebut sebagai “Bapak Mekanika Tanah”
Definisi Tanah
Tanah didefinisikan sebagai material yang terdiri dari:
1.      Agregat (butiran) mineral-mineral padat yang tidak terikat secara kimia satu sama lain.
2.      Zat Cair.
3.      Gas yang mengisi ruang-ruang kosong diantara butiran mineral-mineral padat tersebut.  
Tanah berguna sebagai pendukung pondasi bangunan dan juga tentunya sebagai bahan bangunan itu sendiri (contoh: batu bata). 

Werner 1918  pakar geologi modern dalam Jofee 1949 tidak memisahkan antara ilmu tanah dengan geologi, dan berpendapat bahwa tanah adalah lapisan hitam tipis yang menutupi bahan padat kering terdiri atas bahan bumi berupa partikel kecil yang remah, sisa vegetasi dan hewan. Tanah adalah medium dalam tumbuhan bertempat kedudukan, berakar, tumbuh, dan berubah. Sprengel 1837 , tanah adalah suatu massa bahan berasal dari mineral yang mengandung hasil dekomposisi tumbuhan dan hewan. Faktor dekomposisi batuan untuk  menjadi tanah adalah air, oxigen, karbondioksida dari udara, vegetasi dan aliran air. 
Friedrich Fallou 1855 sendiri dalam Joffe 1949 secara geologi umum tanah dapat dianggap sebagai hasil pelapukan oleh waktu yang menggerogoti batuan planet kita, dan lambat laun mengadakan dekomposisi masa tanah yang kompak. Dalam hal ini tanah dibagi dua katagori ialah tanah yang lapuk dan tanah alluvial.  Ricthofen salah satu pengikut Fallou 1882 dalam Joffe 1949 dengan pengalamannya dalam geologi dan geografi menyatakan bahwa tanah adalah bentukan permukaan bumi yang lepas, semacam penyakit batuan alam.  Tahun 1870 Dokuchaiev dalam Glinka 1927 menyatakan bahwa tanah adalah bantukan mineral dan organik dipermukaan bumi, sedikit banyak selalu diwarnai oleh humus, dan secara tetap menyatakan dirinya sebagai hasil kegiatan kombinasi bahan, seperti jasad, baik yang hidup maupun yang mati, bahan induk, iklim dan relief. 

Menurut USCS
Batuan dan tanah mempunyai perbedaan. Menurut Shower (1967), batuan dan tanah dibedakan dalam beberapa hal, yaitu:

Batuan merupakan material kerak bumi yang terdiri atas mineral penyusun bertekstur, berstruktur. Sifat-sifat yang menyolok :
· padu ( cemented )
· qu ( = unconfined compressive strength ) > 200 psi » 14 kg/cm2
(psi= pound/square inch atau lb/in2 )
· bila terdiri dari satu butir, ukuran butirnya ³ boulder ( ³ 256 mm)
· beratnya > 40 kg )

Tanah merupakan mineral penyusun yang atau tanpa material organik sisa tumbuhan dan fauna yang terdekomposisi (lapuk), berstruktur dan bertekstur. Sifat-sifat yang menyolok :
· urai, lepas, lunak ( loose, uncemented, soft )
· qu < 200 psi
· ukuran butirnya < 256 mm (catatan: lihat Klasifikasi Tanah)
· beratnya < 40 kg

Tanah Residual
-Tanah dipengaruhi oleh faktor-faktor penentu tanah seperti: Batuan induk, iklim, topografi, organisme, dan waktu.
-Tanah dapat dibedakan dalam dua kelompok besar, yang berasal dari pelapukan (fisika dan kimia) dan yang berasal dari bahan organik.
-Tanah lapukan secara genesis dikenal antara lain tanah jenis residual dan transported.

Jika hasil pelapukan masih berada di tempat asalnya (insitu), disebut residual soil. Residual soil umumnya terkena dekomposisi (pelapukan akibat proses kimia, biologi dan fisika) dengan tanpa melalui transportasi atau tetap berada sekitar batuan dasar. Batuan dasar berubah (melapuk) menjadi tanah mulai dari segar hingga terlapukkan. Residual soil pada daerah iklim sedang dan agak-kering biasanya kaku dan stabil serta tidak meluas kearah kedalaman. Pada daerah iklim lembab dan hangat dengan penyinaran matahari yang lama, tanah tersebut kemungkinan meluas dan dalam hingga beberapa ratus meter. Tanah residual pada kondisi tertentu dapat menimbulkan masalah pondasi dan jenis konstruksi lainnya seperti konstruksi jalan.
Pengertian Tanah dan batuan lainnya :

Tanah adalah dari akumulasi yang kehilangan material akibat pelapukan yang mentupi land-surface bumi sampai kedalaman rangkain dari fraksi hingga inci bahakan samapi berkaki-kaki ketinggian. Urutan tanah hingga ke bedrock adalah soil, subsoil, dan bedrock. Berdasarkan horizon A,B,C,dan D yaitu :
Horizon A : urutan teratas yang mengandung zat organik, kuat terhadap pelapukan, dan mengandung zat kimia Ca, Fe, Mg, dan lain-lain.
Horizon B : urutan kedua yang merupakan daerah dengan deposisi besar yang mengandung fine clay dan silt particles.
 Tanah pada mulanya adalah hasil percampuran bervariasi dari properties zat organik (humus) dan zat non-organik (pelapukan batuan dari mineral-mineral batuan). Tanah dipengaruhi pelapukan dan vegetasi yang umumnya akibat iklim. Zona tanah yaitu :
Zonal : dikontrol iklim yang memiliki curak hujan tinggi yang equilibrium dengan regime weathering, adanya yang mudah lapuk dan tahan lapuk. Umumnya yang tahan terhadap pelapukan adalah yang mengandung CaCO3 atau dengan curah hujan rendah.
Intrazonal : jumlah zat yang tidak biasa terdiri dari air, larutan garam, dan oksida besi.
Azonal : tanah yang belum matang.
Menurut civil engineering tanah adalah unconsolidated, sesuatu yang ringan, dan material yang dapat dibentuk. 

Batuan adalah sesuatu yang mengadung zat mineral, consolidated, dan tak ter-consolidated yang bagian dari kerak bumi. Jika terdiri dari satu spesie mineral disebut monomineralic dan jika lebih satu spesies mineral disebut aggregate of mineral spesies. Menurut civil engineer adalah keras, solidated, load-bearing, dan untuk diledakan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar